EKONOMI

Arus Balik Lebaran di Kota Madiun Mulai Rame

Arus balik Lebaran di Kota Madiun mulai mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama pada periode 24 hingga 25 Maret 2026. Meski jumlah kendaraan bertambah, kondisi lalu lintas secara umum tetap terkendali dan tidak menimbulkan kemacetan berarti.

Kepolisian setempat mencatat bahwa kepadatan kendaraan terjadi di sejumlah titik strategis, namun masih dalam kategori ramai lancar. “Secara umum meningkat, tetapi belum terjadi kemacetan signifikan,” ujar perwakilan Satlantas Polres Madiun Kota.

Untuk mengantisipasi lonjakan arus, petugas telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang diberlakukan secara situasional. Di kawasan pusat kota seperti Pahlawan Street Center (PSC), pengalihan arus dilakukan apabila terjadi penumpukan kendaraan, khususnya menuju arah Magetan dan Ponorogo.

Selain itu, pengaturan juga diterapkan di jalur Ring Road Barat menuju Nglames-Dumpil. Jika kepadatan meningkat, kendaraan akan diarahkan melalui jalur alternatif guna menjaga kelancaran arus. ()

Hingga saat ini, langkah antisipasi tersebut dinilai cukup efektif dalam menjaga kelancaran lalu lintas selama puncak arus balik. Petugas pun mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan di lapangan demi keselamatan bersama.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pasca-Lebaran, pengelolaan lalu lintas yang baik mampu menjaga kondisi tetap aman dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *